Lagi-lagi postingan saya kali ini tertuju pada adik-adik SMA atau yang ada sangkut-pautnya dengan SMA deh. Tapi tidak menutup kemungkinan untuk kalian yang di luar lingkup SMA untuk mempelajarinya. It's about "Scientific Notation" atau dalam bahasa gaulnya *ups "Notasi Ilmiah"
Simaklah ilustrasi berikut ini terlebih dahulu.
Harga siomay per porsi adalah lima ribu, versi angkanya 5.000
Uang jajan kamu seminggu adalah tiga ratus ribu, versi angkanya 300.000
Harta kekayaan si Fulan (misal) tujuh ratus lima puluh tiga triliun empat ratus delapan puluh delapan milyar sembilan ratus dua puluh enam juta empat ratus empat belas ribu, versi angkanya 753.484.926.414.000
Cepat rambat cahaya adalah tiga ratus juta meter per detik, versi angkanya 300.000.000
Nah, tahukah kalian penulisan bilangan seperti dua ilustrasi terakhir diatas dinilai tidak baku karena terlalu banyak angka yang saling bergandengan yang menyebabkan kekeliruan sering terjadi. Salah hitung kan fatal, adik-adik! Untuk memperindah bentuk tulisannya, matematika punya notasi ilmiah.
Notasi Ilmiah adalah bentuk bakunya si bilangan yang terlalu BESAAAAAR atau terlalu keciiil seperti ilustrasi di atas. In doing scientific researches, seringkali hasil perhitungan yang kita dapatkan sulit untuk dituliskan. Penulisan bilangan dalam bentuk ini merupakan bilangan berpangkat dengan bilangan pokok 10.
Berikut ini pernyataan yang tidak terpatahkan a.k.a definisinya...
Untuk lebih memahaminya, perhatikan contoh berikut!
Nyatakan bilangan 0,078 ke dalam notasi ilmiah!
Penyelesaian:
Bilangan 0,078 dapat dinyatakan ke dalam notasi ilmiah dengan cara menggeser koma dua tempat ke kanan untuk memperoleh 0,078 menjadi 7,8. Untuk melakukannya, kita kalikan dengan 10^-2 x 10^2, sehingga 0,078 = (0,078 x 10^2) x 10^-2 = 7,8 x 10^-2 (tujuh, delapan per sepuluh kali sepuluh pangkat negatif dua).
Semoga bermanfaat ^^
reference: Forum, Mathematics. 2009.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar